27 Feb 2011

RESEP MASAKAN SUP RUMPUT LAUT

RESEP MASAKAN SUP RUMPUT LAUT 
Bahan:
  1. 12 butir telur puyuh
  2. 100 gram sayur asin, potong-potong
  3. 700 cc air
  4. 1 sendok teh garam
  5. ½ sendok teh lada bubuk
  6. ½ sendok teh penyedap rasa, jika suka
  7. ½ sendok teh kaldu ayam bubuk
  8. 5 buah cabai rawit merah, haluskan
  9. 5 siung bawang putih, haluskan
  10. 1 sendok makan ebi
  11. Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat Resep Masakan Sup Telur Puyuh:

  1. Tumis bumbu halus, ebi hingga harum. Masukkan air, garam, kaldu, penyedap rasa, lada. Masak hingga mendidih.
  2. TAmbahkan sayur asin dan pecahkan telur puyuh satu persatu. Masak hingga matang, angkat.
  3. Hidangkan. Untuk 4 porsi.

26 Feb 2011

Pengolahan Rumput Laut Menjadi Agar-Agar

Produk agar-agar diperoleh dari ekstraksi satu jenis rumput laut saja dan campuran berbagai macam rumput laut. Hasil agar-agar dari campuran ini bermutu, tidak kalah dengan agar-agar yang dihasilkan dari satu jenis saja. Keberhasilan itu dikarenakan komposisinya telah sesuai.
Pembuatan agar-agar tidak sulit, peralatan dan bahan mudah diperoleh. Oleh karena itu sangat berpeluang bila petani rumput laut juga mengolah agar-agar. Langkah-langkah pembuatan agar-agar diuraikan di bawah ini dan hasil akhirnya berupa tepung, batangan, atau lembaran. Adapun cara pengolahan rumput laut menjadi agar-agar sebagai berikut.

A. Pencucian dan Pembersihan
Rumput laut dicuci dengan air tawar sampai bersih. Kotoran yang menempel seperti pasir, karang, lumpur dan rumput laut jenis lain dihilangkan.

B. Perendaman dan Pemucatan
Perendaman dilakukan agar rumput laut menjadi lunak, sehingga proses ekstraksi nantinya dapat berjalan dengan baik. Caranya rumput laut direndam dalam air murni sebanyak 20 kali berat rumput laut selama 3 hari. Setelah itu pemucatan dilakukan dengan direndam dalam larutan kaporit 0,25 % atau larutan kapur tohor 5 % sambil diaduk, setelah 4 – 6 jam, rumput laut dicuci kembali selama 3 jam untuk menghilangkan bau kaporit. Rumput laut yang telah bersih dan pucat dikeringkan selama 2 hari, sampai tahap ini rumput laut dapat disimpan lebih dulu bila tidak segera diolah.

C. Pelembutan
Untuk lebih memudahkan ekstrasi, dinding sel perlu dipecah dengan ditambah H2SO4 selama 15 menit. Banyaknya H2SO4 tergantung pada jenis rumput laut, yaitu Gracilaria 5 – 10 %. Gelidium 15 % dan Hypnea 25 %. Bila tidak ada asam sulfat dapat digunakan asam asetat, asam sitrat, buah asam atau daun asam. Oleh karena asam sulfat ini berbahaya, maka diperlukan pencucian dengan cara rumput laut direndam dalam air bersih selama 15 menit kemudian ditiriskan.

D. Pemasakan
Rumput laut dimasak dalam air sebanyak 40 kali berat rumput laut. Setelah mendidih ( 90 – 100 C ), kita tambahkan asam cuka 05 % untuk memperoleh pH 6 – 7. Bila > 7, pH nya diturunkan dengan penambahan asam cuka dan bila < 6, ditambahkan NaOH. Pemeriksaan pH dapat dilakukan dengan memakai kertas pH. Pemanasan ini dilakukan kira-kira 45 menit tetapi dapat juga selama 2 – 4 jam tergantung cara pengadukannya. Proses setelah pemasakan tergantung dari bentuk akhir agar-agar yang diinginkan, yakni berupa batangan, lembaran atau pun tepung.

E. Proses Pengolahan Agar-agar Batangan / Lembaran
1. Pengepresan dan Pencetakan
Hasil dari pemasakan kemudian disaring dengan kain belacu dan dipres. Cairan yang keluar ditampung dalam bejana dan dinetralkan dengan penambahan air soda sehingga pHnya menjadi 7 – 7,5. Bila pH sudah tercapai, cairan kemudian dimasak kembali sambil diaduk. Setelah mendidih, hasilnya dituangkan kedalam cetakan, kira-kira 6 jam agar-agar sudah dingin dan membeku. Ampas hasil pengepresan dapat digunakan lagi dengan cara ditambahkan air sebanyak 75 % dari jumlah air semula, kemudian ampas itu dipanaskan dan disaring. Cairan yang keluar dapat digunakan sebagai campuran dalam proses selanjutnya, sehingga pada akhirnya ada ampas yang tidak bisa dipakai lagi. Ampas ini dapat digunakan sebagai makanan ternak.
2. Pendinginan
Cairan yang telah beku didinginkan dalam ruangan pendingin pada suhu – 20 C selama 4 – 5 hari. Pendinginan ini dilakukan agar pemadatan benar-benar terjadi dengan sempurna.
3. Pengeringan
Agar-agar dikeluarkan dari cetakan. Hasil yang diperoleh adalah agar-agar batangan. Bila didinginkan agar-agar berbentuk lembaran, agar-agar batangan dipotong setebal 0,5 cm. Sebagai alat pemotong dapat digunakan kawat halus dari baja, agar-agar batangan atau lembaran kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.
4. Pengepakan
Agar-agar yang betul-betul kering dimasukkan dalam kantong plastik dengan berat masing-masing 10 gram. Bahan yang dipakai untuk membuat agar-agar kertas berupa rumput laut dari jenis Grasilaria sp. Dalam proses pembuatannya, rumput laut ini dicuci dengan air tawar sampai bersih, kemudian direndam dalam air kapur. Setelah 20 menit, dijemur memakai alas dari kain kasa. Lama penjemuran dapat hanya satu hari, tetapi dapat juga sampai 3 hari, tergantung dari intensitas matahari. Prinsipnya rumput laut benar-benar kering.

F. Proses Pengolahan Agar-agar Tepung
1. Penyaringan dan Penggilingan
Agar-agar yang telah masak disaring dengan fillet press filtrate. Cairan yang keluar ditampung dan didinginkan selama 7 jam. Agar-agar beku dihancurkan dan dipres dengan kain. Hasilnya berupa lembaran-lembaran yang kemudian diangin-anginkan. Lembaran-lembaran kering dipotong kira-kira 3 x 5 mm, kemudian dimasukkan dalam alat penggiling atau grinder. Hasil penggilingan adalah agar-agar tepung.
2. Pengepakan
Agar-agar tepung dimasukkan dalam kertas glasin yang dilapisi lilin atau dapat juga dimasukkan plastik kemudian dibungkus dengan kertas.

G. Standar Mutu
Agar-agar yang diperdagangkan harus memenuhi standar Industri Indonesia.

Semoga bermanfaat anda.

sumber : bisnisukm.com

RESEP MASAKAN ES KACANG HIJAU SPESIAL

RESEP MASAKAN ES KACANG HIJAU SPESIAL

Bahan:
  1. 200 gram kacang hijau, rendam selama 1 jam, tiriskan
  2. ½ sdt garam
  3. 3 lembar daun pandan, ikat simpul
  4. 2½ liter air, didihkan
  5. 350 gram gula merah, iris halus
  6. 1 ibu jari jahe, bakar, memarkan
  7. 350 ml santan
  8. 100 gram nangka matang, potong dadu kecil
  9. 75 gram kolang-kaling
  10. 100 gram rumput laut, potong pendek
  11. Es batu secukupnya
Cara membuat Resep Masakan Es Kacang Hijau Spesial:


  1. Masukkan kacang hijau, garam dan daun pandan ke dalam air mendidih. Masak sampai matang. Tambahkan gula merah, jahe dan santan.
  2. Masukkan nangka, kolang-kaling dan rumput laut, masak sebentar. Angkat, biarkan dingin. Tuang ke dalam gelas/mangkuk dan tambahkan es batu. Sajikan segera.
Untuk 4 orang

24 Feb 2011

RESEP MASAKAN PUDING SEMANGKA RUMPUT LAUT

RESEP MASAKAN PUDING SEMANGKA RUMPUT LAUT

Bahan-bahan:
a.    1 bungkus agar-agar putih / bening
b.    650 ml air
c.    300 gram buah semangka, potong dadu / bulat kecil
d.    100 gram manisan rumput laut, potong-potong

Cara Membuat Resep Masakan Puding Semangka Rumput Laut:
1.    Campur agar-agar, air, gula pasir. Aduk rata, masak hingga mendidih, angkat, aduk-aduk hingga agak dingin.
2.    Masukkan semangka dan rumput laut, tuang ke dalam cetakan mangkuk, biarkan dingin dalam lemari es. Sajikan dingin.

Hasil: 10 porsi

23 Feb 2011

Cantik Dengan Mineral

Saat ini banyak produk kecantikan yang memasukkan kandungan zat mineral di dalamnya. Ternyata mineral sudah memiliki peranan penting di industri kecantikan. Terbukti air mineral sudah digunakan sejak ratusan silam untuk kecantikan kulit. Bahkan Ratu Nefertiti juga mengenakan mineral yang berasal dari laut untuk mempercantik wajahnya. Tertarik mencoba zat yang satu ini? Berikut beberapa mineral yang banyak digunakan untuk produk kecantikan.

1. Mineral tourmaline dapat menguatkan dan memberikan kilau sehat pada rambut. Mineral ini juga dapat meningkatkan penyerapan nutrisi ke kulit. Zat tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengangkat sel kulit mati.

2. Algae atau biasa di kenal dengan rumput laut, mengandung mineral, kalsium, magnesium, vitamin A, C, dan E yang berkhasiat melembutkan kulit. Selain itu dapat menguatkan jaringan sel kulit dan memperbaiki serta membah produksi kolagen dan elastin yang sangat diperlukan tubuh.

3. Emas tidak hanya digunakan untuk perhiasan saja, namun juga dapat digunakan untuk mengangkat dan mengencangkan kulit. Kandungan yang ada pada mineral ini mampu mencerahkan kulit, karena itu sekarang banyak dijumpai spa yang menggunakan emas.

4. Magnesium baik digunakan untuk kulit yang kering karena dapat meningkatkan fungsi pertahanan kulit dan menjaga kadar air dalam sel kulit.

5. Mutiara berkhasiat untuk meremajakan kulit dan mengurangi noda hitam, jerawat, dan kerutan. Bahkan bubuk mineral dapat digunakan sebagai suplemen untuk meningkatkan gairah seksual.

6. Titanium dan zing dapat menjaga kulit dari sinar ultra violet. Zing yang merupakan nama lain dari seng, bisa membantu menjaga elastisitas kulit.

7. Garam laut mengandung beberapa mineral yaitu kalsium, potasium, yodium, magnesium, dan sulfat mampu mengatasi masalah kulit, dan berguna sebagai penangkal racun.

8. Malachite merupakan mineral hijau pecahan dari biji tembaga yang berguna untuk meningkatkan kelembapan sel, dan menangkal radikal bebas.

sumber : media Indonesia

Bikin Kulit Kencang seperti Bayi

Wajah Anda sudah mulai menampakkan kerutan-kerutan halus di dahi, paparan sinar matahari membuat wajah Anda memerah seperti bekas jerawat, kulit pun mulai kendur menarik sudut mata Anda ke bawah. Hm... ini dia, tanda-tanda penuaan. Agar wajah Anda akan terbebas dari penuaan dini, perbaiki cara Anda merawat kulit, cara makan, dan pola hidup Anda.

1. Cuci muka sebelum tidur
. Terkadang kita sudah sangat mengantuk dan malas mencuci wajah. Kalau Anda tidur dengan make-up di wajah, kandungan make-up bisa membuat kulit teriritasi, pori wajah tertutup dan tersumbat kotoran. Akhirnya, kulit mudah berjerawat. Cuci wajah dengan busa sabun dan pijat selama 10-15 menit. Bersihkan wajah minimal 2 kali sehari. Cara ini bisa mengurangi kelebihan minyak di wajah, serta mencegah datangnya kerut-kerut dan kekeringan di wajah.

2. Lindungi wajah dari sinar UV
. Kita yang tinggal di daerah tropis idealnya menggunakan krim dengan perlindungan sinar matahari antara SPF 20 dan 30. Gunakan setiap hari, jika Anda ingin mendapatkan kulit yang muda. Setiap 10 menit, terpaan sinar matahari (UVA) bisa membuat wajah kita kusam, lebih mudah berkerut, dan menambahkan bintik hitam dalam waktu 12 minggu. Jika pelembab wajah Anda tidak mencapai SPF 30, maka pastikan menggunakan sun block yang memiliki formula anti-UVA dan UVB.

3. Kendalikan stres
. Kalau Anda tipe yang emosional, sebaiknya kendalikan emosi Anda sejak sekarang. Sebab mereka yang tidak berusaha mengontrol emosinya cenderung memiliki tampilan kulit lebih tua 5 tahun dari usia sesungguhnya.

Amy Wechsler, MD, dermatolog yang juga penulis buku The Mind Beauty Connection, mengatakan bahwa rasa marah dan meluap-luap bisa meningkatkan hormon kortisol yang menyebabkan pembengkakan dan penurunan kolagen. Kulit pun menurun kekenyalannya, lalu timbul kemerahan dan jerawat pada wajah. Untuk menghalangi pembengkakan, gunakan makanan yang mengandung antioksidan tinggi, seperti jeruk dan asparagus.

4. Gunakan vitamin A (retinoid)
. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin A bisa meningkatkan pertumbuhan kolagen yang membuat wajah tetap kenyal, menumbuhkan sel-sel kulit baru, serta menghilangkan garis-garis halus dan bintik-bintik hitam. Gunakan scrub yang mengandung vitamin A untuk mengangkat lapisan kulit mati sebelum tidur, seminggu 3 kali. Lihat perbedaannya 3 bulan kemudian.

5. Biasakan rutin merawat kulit
. Setiap proses perawatan wajah tidak akan memberikan hasil yang instan. Hasil maksimal baru bisa terlihat 6-12 bulan kemudian. Jika kita menggunakan suatu produk secara teratur, maka pastikan tidak berlebihan. Kulit juga bisa menjadi kebal dengan berbagai perawatan yang terlalu sering.

6. Makan makanan yang kaya omega-3
. Omega-3 adalah lemak baik yang terkandung dalam makanan seperti ikan salmon, rumput laut, dan kacang-kacangan. Konsumsi makanan kaya omega-3 akan membuat kulit kenyal dan kencang.

7. Latihan atau olahraga teratur.
Berbagai studi menyebutkan bahwa perempuan yang rajin berolahraga memiliki kulit yang lebih kencang dibandingkan mereka yang jarang berolahraga. Alasannya, latihan akan membantu kulit mendapatkan pergantian oksigen baru dan membantu produksi kolagen. Lakukan olahraga minimal 30 menit per minggu untuk mendapatkan kulit dan tubuh yang sehat.

sumber : kompas.com

21 Feb 2011

Rumput Laut untuk Biodiesel

Indonesia dan Korea Selatan menjajaki kerja sama pengolahan rumput laut jenis Gellidium sp untuk menghasilkan bahan bakar nabati atau biofuel. Perairan Indonesia dinilai potensial untuk membudidayakan Gellidium sp, sedangkan Korsel siap menerapkan teknologi biofuel.
Kepala Pusat Data dan Informasi Departemen Kelautan dan Perikanan Soen’an Hadi Poernomo, Senin (3/11) di Jakarta, mengemukakan, Korsel melalui Korea Institute of Industrial Technology (Kitech) menawarkan penelitian dan pengembangan teknologi budidaya rumput laut untuk biodiesel.
Penandatanganan kerja sama direncanakan akhir tahun 2008 dan implementasinya direncanakan berlangsung mulai tahun 2009. Kitech memperkirakan biaya awal produksi biodiesel berbahan baku rumput laut adalah 2 dollar AS per liter. Biaya produksi itu ditargetkan bisa dipangkas menjadi 1 dollar AS per liter pada tahun 2012.
Kepala Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut Lampung Muhammad Murdjani mengatakan, potensi budidaya Gellidium sp meliputi perairan Lombok sampai Papua. Di antaranya, Maluku seluas 20.000 hektar dan Belitung 10.000 hektar.
Pemanfaatan Gellidium sp untuk sumber energi dinilai potensial karena rumput laut jenis itu tidak dimanfaatkan untuk bahan makanan. ”Pemanfaatan Gellidium sp akan mendorong optimalisasi potensi rumput laut yang selama ini belum banyak diolah,” kata Murdjani.
Menurut Murdjani, kendala utama pengembangan rumput laut adalah minimnya aplikasi teknologi pengolahan dan transportasi angkut. Akibatnya, sebagian besar produk rumput laut dijual dalam bentuk bahan baku sehingga nilai tambah rendah.
Menurut data dari Inha University Korea, satu hektar areal rumput laut bisa menghasilkan 58.700 liter biodiesel, dengan asumsi kandungan minyak dalam rumput laut yang dihasilkan berkisar 30 persen. (LKT)

Sumber : kompas.com

RESEP MASAKAN ES CENDOL RUMPUT LAUT

RESEP MASAKAN ES CENDOL RUMPUT LAUT

Bahan-bahan:
  1. 125 gram tepung sagu aren
  2. 4 sendok makan tepung beras
  3. 400 gram air
  4. 100 ml air daun suji (dari 30 lembar daun suji, blender bersama 150 ml air, saring)
  5. 3 tetes pewarna hijau

Bahan Pelengkap:
  1. 100 gram rumput laut siap beli
  2. 100 gram kolang-kaling warna merah siap beli
  3. 100 ml sirup gula
  4. 100 ml sirup cocopandan
  5. Es batu secukupnya

Cara Membuat Resep Masakan Es Cendol Rumput Laut:

  1. Aduk rata bahan cendol, masak sambil diaduk hingga meletup-letup. Angkat, panas-panas tuang ke cetakan cendol, tekan-tekan cetakan cendol. Tampung cendol yang keluar ke dalam baskom berisi air dingin.
  2. Siapkan gelas saji, susun cendol, rumput laut, kolang-kaling.
  3. Tambahkan sirup gula, sirup cocopandan, es batu.
  4. Siap untuk disajikan
Hasil: 5 Porsi

RESEP MASAKAN SUP SPESIAL FISH GLUE

RESEP MASAKAN SUP SPESIAL FISH GLUE

Bahan-bahan:
a.    300 gram ikan tenggiri
b.    100 gram sotong
c.    30 gram tepung sagu
d.    2 sendok teh gula pasir
e.    1 sendok teh penyedap rasa, jika suka
f.     1 sendok teh garam
g.    1 sendok makan wijen
h.    1 sendok teh lada bubuk
i.      1 butir putih telur
j.     100 gram horenso
k.    1 batang daun bawang, cincang kasar
l.      Rumput laut secukupnya, rendam, potong-potong
m.  1 buah cabai merah, potong kotak kecil

Kuah Sup:
a.    ½ ekor ayam kampung
b.    200 gram sawi putih, potong-potong
c.    200 gram lobak putih
d.    750 cc air
e.    ½ sendok teh kaldu ayam bubuk
f.     ½ sendok teh lada bubuk
g.    ½ sendok teh garam
h.    ½ sendok teh penyedap rasa, jika suka

Cara Membuat Resep Masakan Sup Spesial Fish Glue:
1.    Ikan tenggiri dan sotong digiling, setelah itu buat adonan, campur cabai merah, tepung sagu, gula pasir, penyedap ras, garam, minyak wijen, lada bubuk, putih telur,
2.    Rebus hingga matang, potong-potong. Sisihkan.
3.    Kuah sup: masak air, ayam dan lobak hingga empuk. Beri garam, lada, kaldu, penyedap rasa. Masak hingga ayam empuk.
4.    Masukkan sawi putih. Tambahkan fish glue yang telah dipotong-potong.
5.    Hidangkan panas-panas.

Untuk 5 porsi

Ibu Hamil Sehat dengan Rumput Laut

Agar kelahiran dan bayi yang terlahir nantinya sehat, calon ibu wajib mengonsumsi makanan pendukung kesehatan di masa kehamilan, seperti rumput laut.


Bila bicara tentang rumput laut, yang dimaksudkan adalah dari jenis alga coklat dan alga merah. Alga coklat hidup di perairan yang dingin, sedangkan alga merah di daerah tropis. Selama ini rumput laut lebih banyak dikenal untuk bahan pembuat agar-agar atau puding. Komposisi gizi rumput laut yang sangat lengkap sangat cocok untuk ibu hamil dan menyusui.

Ahli teknologi pangan dari IPB, Prof Dr Made Astawan dalam buku Kandungan Gizi Aneka Bahan Makanan mengatakan bahwa komposisi gizi rumput laut sangat bervariasi tergantung spesies, tempat tumbuh, dan musim.

Kandungan utama rumput laut segar adalah air yang mencapai 80-90 persen, sedangkan kadar protein dan lemaknya sangat kecil. Meski kadar lemaknya rendah, susunan asam lemaknya sangat penting bagi kesehatan.

Lemak rumput laut kaya akan omega-3 dan omega-6. Kedua asam lemak ini merupakan lemak yang penting bagi tubuh, terutama sebagai pembentuk membran jaringan otak, saraf, retina mata, plasma darah, dan organ reproduksi.

Kandungan kalori dalam rumput laut sangat rendah. Dari total kandungan karbohidratnya, kurang dari seperempatnya yang dapat diserap tubuh. Karena itu, baik rumput laut maupun agar-agar sangat baik untuk mereka yang ingin mengurangi berat badan.

Rumput laut juga diketahui sangat kaya unsur yodium. Kandungan yodium rumput laut sekitar 2.400-155.000 kali lebih banyak dibanding kandungan yodium sayuran yang tumbuh di daratan.

Kekurangan yodium akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan, terutama timbulnya gondok (pembesaran kelenjar tiroid). Kekurangan yodium selama kehamilan bisa berakibat pada cacat janin, yaitu anak menjadi bisu dan tuli, otak kurang berkembang, kerdil, pertumbuhan terhambat, dan keterbelakangan mental.

Untuk mencegah masalah akibat kekurangan yodium, konsumsi yodium yang dianjurkan adalah 150 mikrogram untuk orang dewasa, 175 mikrogram untuk wanita hamil, dan 200 mikrogram untuk wanita menyusui.

Sumber : kompas.com

19 Feb 2011

Potensi Rumput Laut Tak Dikelola Baik

Memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia menjadi salah satu penghasil rumput laut terbesar. Kekayaan hayati ini sayangnya belum dikelola dengan baik agar dapat menjadi salah satu sumber pendapatan yang bisa menyejahterakan masyarakat pesisir. Bahkan, ada wacana pelarangan ekspor rumput laut mulai 2014.
Tentang hal itu, menurut Ketua Indonesian Seaweed Society Jana Tjahjana Anggadiredja, Senin (28/12), perlu studi lebih dulu sebelum mengeluarkan kebijakan pelarangan ekspor. Sebab, kebijakan tersebut akan berkaitan dengan pembangunan masyarakat dan upaya mengatasi kemiskinan.
”Untuk ini perlu disusun cetak biru atau grand strategy pengelolaan dan pengembangan industri rumput laut nasional. Penyusunannya harus melibatkan pemangku kepentingan agar kebijakan dan rencana itu bisa diterapkan,” ujar Jana yang juga anggota International Advisory Council, Asia-Pacific Psychology Association.
Ia melihat pemanfaatan rumput laut selama ini berjalan tanpa strategi yang jelas dan tak ada sinergi antarinstansi terkait, bahkan kebijakan yang dikeluarkan masing-masing tidak sinkron.
Sejak 1980, industri rumput laut dikembangkan masyarakat tanpa bantuan berarti dari pihak pemerintah, ungkap Jana yang juga Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam.
Karena itu, dalam cetak biru harus diatur penguatan struktur usaha atau industri rumput laut yang sudah ada dari hulu ke hilir, termasuk industri nasional pengolahan makanan dan farmasi berbasis rumput laut.
Jana juga mendesak dilakukan evaluasi kebijakan yang telah ada, tetapi terhenti di tengah jalan, seperti pembentukan klaster industri, kebun bibit, pembagian bibit, dan bantuan peralatan.
Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia Indroyono Susilo menekankan, survei kelautan perlu ditingkatkan guna melihat potensi biota laut, terutama rumput laut, bukan hanya untuk tujuan ekonomi, tetapi juga kemampuannya menyerap karbon. (YUN)

Sumber : kompas.com

Rumput Laut Jadi Bahan "Biofuel"

Riset rumput laut yang dilakukan dari waktu ke waktu kian lebar menguak kegunaan tumbuhan air ini. Selama ini rumput laut telah banyak digunakan sebagai bahan baku beragam jenis produk, seperti pangan, farmasi, dan kosmetik.

Belakangan ini mulai diketahui manfaat lain rumput laut, yaitu sebagai pereduksi emisi gas karbon dan bahan baku biofuel. Oleh karena itu, untuk mengatasi krisis bahan bakar minyak (BBM) yang saat ini telah berlangsung, rumput laut harus dikembangkan pemanfaatannya sebagai sumber alternatif energi.

Hal itu disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi saat memberi sambutan pada Indonesia Seaweed Forum I di Makassar Sulawesi Selatan, Selasa (28/10). Pertemuan itu diselenggarakan Indonesia Seeweed Society, Asosiasi Petani Rumput Laut Indonesia, Ikatan Fikologi Indonesia, dan Asosiasi Rumput Laut Indonesia.

Mikroalga sebagai biodiesel, menurut Freddy, lebih kompetitif dibandingkan dengan komoditas lain. Sebagai perbandingan, mikroalga (30 persen minyak) seluas 1 hektar dapat menghasilkan biodiesel 58.700 liter per tahun, sedangkan jagung 172 liter per tahun, dan kelapa sawit 5.900 liter per tahun.

Selain itu, katanya, rumput laut juga bukan merupakan bahan konsumsi pokok harian dan budidayanya tidak memerlukan waktu yang lama.

Sebagai daerah yang memiliki kawasan pesisir yang luas, apalagi berada di daerah tropis, Indonesia berpotensi menjadi produsen terbesar rumput laut di dunia. Menurut Freddy, saat ini ada areal seluas 1,1 juta hektar lebih yang berpotensi untuk budidaya rumput laut, tetapi yang termanfaatkan hanya 20 persen.

Menanggapi harapan Freddy, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya akan menyediakan lahan yang memadai untuk budidaya rumput laut. Sulsel memiliki pesisir pantai sepanjang 2.000 kilometer dan hampir 1.000 jumlah pulaunya.

Revitalisasi perikanan

Karena memiliki beberapa keunggulan, Freddy menambahkan, rumput laut pun dapat menjadi komoditas utama dalam program revitalisasi perikanan. Keunggulan itu antara lain peluang ekspornya masih terbuka luas, harganya relatif stabil, dan belum ada kuota perdagangan bagi rumput laut.

Keunggulan lainnya, teknologi pembudidayaannya sederhana sehingga mudah dikuasai petani, siklus budidayanya relatif singkat sehingga cepat memberikan penghasilan dan keuntungan, kebutuhan modal relatif kecil, dan pembudidayaan rumput laut tergolong usaha padat karya. Di sisi lain, rumput laut ramah lingkungan dan tidak ada produk sintetisnya.

Dalam program revitalisasi budidaya rumput laut tahun 2009 ditargetkan tercapai produksi 1,9 juta ton. Untuk itu, Freddy menekankan perlunya penerapan pola pengembangan kawasan budidaya, terutama untuk komoditas Euchema dan Gracilaria. Luas lahan yang diperlukan sampai 2009 adalah 25.000 hektar, yakni 10.000 hektar untuk Gracilaria dan 15.000 hektar untuk Euchema.

Untuk penyediaan bibit akan dikembangkan kebun bibit di sentra atau pusat pengembangan di Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalsel, Kaltim, Sulut, Sulsel, Sultera, Maluku, dan Papua. Selain itu, juga akan dilakukan pengaturan pola tanam dan penyediaan 150 unit mesin praproses untuk perbaikan mutu pascapanen. Dengan pengembangan ini, diperkirakan akan terserap 255.000 tenaga kerja.

Sumber : kompas.com

Rumput Laut Untuk Mengobati Jerawat

SEBUAH zat yang terkandung dalam jenis rumput laut cokelat ditengarai dapat menjadi solusi bagi kulit berminyak yang menyebabkan jerawat dan kulit bernoda. Bahkan lebih efektif ketimbang sabun cuci muka scrub maupun gel.

Ekstrak tersebut diketahui mampu mengatasi baik noda bekas jerawat maupun jerawat yang tengah membengkak dan memerah. Kemajuan akan terlihat setelah penggunaan setelah 14 hari.

Professor Enzo Berardesca, direktur Instituto Dermatolgico San Gallicano, Italia, mengatakan produk dengan bahan ini tak memiliki efek samping. "Orang mungkin cenderung akan menggunakan bahan ini karena merupakan bahan alami, bukan kimia," katanya. Kini ekstrak rumput laut untuk obat jerawat telah dikemas dalam produk berjuluk OXY yang ditujukan bagi kalangan remaja. (Pri/OL-06)

Sumber : mediaindonesia.com

Manfaat Rumput Laut, Mencegah Kanker dan Antioksidan

RUMPUT LAUT BAHAN PANGAN LEZAT MULTI KHASIAT
Penulis: Budi Sutomo
 
Trend gaya hidup sehat dengan pola makan tinggi serat semakin membudaya di masyarakat kita. Karenanya rumput laut sebagai “ratu serat” juga semakin menanjak popularitasnya. Tak Cuma itu, khasiatnya yang beragam semakin menambah daya tarik tanaman dari dasar samudera ini.

SEKILAS TENTANG RUMPUT LAUT

Sebagai bahan pangan, rumput laut telah dimanfaatkan bangsa Jepang dan Cina semenjak ribuan tahun yang lalu. Sebenarnya apa rumput laut itu?. Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga, masyarakat Eropa mengenalnya dengan sebutan seaweed. Tanaman ini adalah gangang multiseluler golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan tanaman sempurna pada umumnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun. Jika kita amati jenis rumput laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih, tabung atau seperti ranting dahan bercabang-cabang. Rumput laut biasanya hidup di dasar samudera yang dapat tertembus cahaya matahari. Seperti layaknya tanaman darat pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain. Warna inilah yang menggolongkan jenis rumput laut. Secara umum, rumput laut yang dapat dimakan adalah jenis Alga hijau (Chlorophyta), Alga merah (Rhodophyta), atau Alga coklat (Phaeophyceae).

HASIL OLAH RUMPUT LAUT
Beragam hasil olah rumput laut dapat dijumpai di pasaran, mulai dari yang kering, bubuk maupun yang segar. Berikut beberapa diantaranya:

Nori, Nori dibuat dari rumput laut yang dihaluskan. bubur rumput laut ini kemudian dihamparkan dengan ketebalan yang sangat tipis. Proses selanjutnya dikeringkan sehingga bentuknya lembaran menyerupai kertas. Nori banyak digunakan pada masakan Jepang, mulai dari pembungkus sushi, udang gulung atau rollade goreng. Pilih nori yang lentur, kering dan warnanya hitam mengkilat.

Kombu dan Wakame, Sejenis ganggang laut yang dikeringkan. Kombu adalah bahan dasar membuat kaldu pada masakan Jepang. Setelah direbus kuahnya untuk kaldu dan kombunya digunakan untuk isi soup, salad atau tumisan. Sedangkan wakame, bentuknya hampir menyerupai kombu, biasanya digunakan untuk campuran salad, isi soup atau campuran mie. jangan merebus wakame lebih dari satu menit untuk mendapatkan citarasa yang maksimal.

Manisan Rumput Laut, diperoleh dari rumput laut segar, kemudian dicuci, direbus dan diolah dengan larutan gula sebagai pengawetnya. Citarasanya menyegarkan dan teksturnya kenyal juga renyah, sangat cocok untuk campuran es, pudding dan aneka dessert.

Agar-agar, proses membuat agar-agar sangat panjang. Tahap pertama pemilihan jenis rumput laut yang akan digunakan, yaitu jenis gracilaria sp atau gelidium sp. Slanjutnya proses pemecahan dinding sel, pemasakan(ekstrasi) sampai pada pengeringan. Dipasaran banyak dijumpai agar-agar dalam aneka bentuk, baik yang batangan maupun serbuk.

GIZI TERKANDUNG DAN MANFAATNYA

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa rumput laut adalah bahan pangan berkhasiat, berikut beberapa diantaranya:
Antikanker Penelitian Harvard School of Public Health di Amerika mengungkap, wanita premenopause di Jepang berpeluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan wanita Amerika. Hal ini disebabkan pola makan wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut di dalam menu mereka.
Antioksidan Klorofil pada gangang laut hijau dapat berfungsi sebagai antioksidan. Zat ini membantu membersihkan tubuh dari reaksi radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh.
Mencegah Kardiovaskular Para Ilmuwan Jepang mengungkap, ekstrak rumput laut dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Bagi pengidap stroke, mengkonsumsi rumput laut juga sangat dianjurkan karena dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh.
Makanan Diet Kandungan serat(dietary fiber) pada rumput laut sangat tinggi. Serat ini bersifat mengenyangkan dan memperlancar proses metabolisme tubuh sehingga sangat baik dikonsumsi penderita obesitas. Karbohidratnya juga sukar dicerna sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama tanpa takut kegemukan.

Sumber: Budi Sutomo, carahidup.um.ac.id

18 Feb 2011

Titanophora pulchra Dawson

Titanophora pulchra Dawson

Titanophora pulchra.gif

Spesifikasi:
Thallus membentuk lembaran seperti daun menebal. Alat tempel (holdfast) kecil berupa cakram. Permukaan thallus tidak rata tetapi berbukit- bukit (hilly). membentuk rumpun yaiig sedikit percabangan. Ujung thallus berliku- liku. Warna pirane atau kehijauan.

Sebaran:
Hanya ada satu sampel yang diperoleh dari perairan Sulawesi. Jarang ditemukan.

Potensi:
Belum diketahui.

FOTO LAINNYA


Titanophora pulchra1.gif

Rhodymenia palmata (Linnaeus) Greville

Rhodymenia palmata (Linnaeus) Greville

Rhodimenia palmata.gif

Spesifikasi:
Thallus membentuk lembaran atau mernbran, licin, halus, warna merah pirang. Pada pangkal batang utama tumbuh percabangan dichotomous atau trichotomous. Ujung lembaran urnumnya dichotom dengan pinggiran rata atau sedikit bergerigi. Pada permukaan thallus k

Sebaran:
Tumbuh di rataan terumbu, umumnya pada substrat batu di bagian sisi luar rataan terumbu yang biasa terkena ombak langsung. Kebanyakan terdapat di pantai Samudera Indonesia seperti di pantai Selatan Jawa dan Bali Selatan.

Potensi:
Belum diketahui.

FOTO LAINNYA


Rhodimenia palmata1.gif

Rhodimenia sp.


Nama Latin: Rhodimenia sp.;

Rhodimenia sp-a.jpg

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:
belum dirmanfaatkan.

FOTO LAINNYA


Rhodimenia sp-b.jpg

Portieria hornemanii

Portieria hornemanii

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:

Porphyra sp. fase conchocelis


Nama Latin: Porphyra sp. fase conchocelis;

Porphyra conchocelis.jpg

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:

Porphyra sp.


Nama Latin: Porphyra sp.;

Porphyra sp-veg.jpg

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:

Porphyglossum zolingerii

Porphyglossum zolingerii

Porphyroglossum zolingerii.jpg

Spesifikasi:
Sebaran:
Habitat. Hidup di zona supra tidal (zona pasang surut bagian atas) dimana selalu basah oleh pukulan ombak. Sebaran. Pada awalnya sebagai alge subtropics yang selanjutnya terdampar dan tumbuh selama berabad-abad di Pulau Ambon dan berhasil be

Potensi:
Manfaat. Dipanen oleh penduduk setempat untuk dikonsumsi sebagai sayur yang dimasak. Potensi. Selama ini masih memanfaatkan panen alam, belum dilakukan budidaya.

Liagora divaricata Tseng


Nama Latin: Liagora divaricata;

Liagora divaricata.gif

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:






Laurencia poitei


Nama Latin: Laurencia poitei;

Laurencia poitei.jpg

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:

Laurencia obtusa (Hudson) Lamouroux

Laurencia obtusa (Hudson) Lamouroux

Laurencia obtusa.gif

Spesifikasi:
Thallus silindris, cartilaginous, diameter sekitar 1-2 mm dan panjang thallus dapat mencapai 20 cm. Percabangan bersebelah-menyebelah (pinnate) dengan ukuran percabangan berangsur-angsur memendek ke arah ujung sehingga penampakkan rumpun seperti piramida.

Sebaran:
Tumbuh umumnya melekat pada batu dan tersebar luas di darah terumbu karang. Pada tempat-tempat tertentu kadang-kadang dapat dijumpai berlimpah sehingga mendominasi areal pertumbuhan alga lainnya. Sebaran geografisnya adalah luas dan agak umum dijumpai di

Potensi:
Belum dimanfaatkan di Indonesia. Berpotensi sebagai bahan makanan, antibakteri dan antibiotik.

FOTO LAINNYA


Laurencia obtusa1.gif

Laurencia nidifica J. Agardh.

Laurencia nidifica J. Agardh.

Laurencia nidifica.gif

Spesifikasi:
Thallus silindris, percabangan dichotomous, membentuk rumpun yang rimbun. Ukuran thallus mencapai panjang 5-7 cm, diameter antara 0,5-1 mm. Wama thallus hijau di bagian pangkal berkombinasi dengan warna merah di bagian ujung.

Sebaran:
Tumbuh menempel pada batu atau substrat lain di laut, bersifat epifit. Sebarannya tidak begitu meluas dan tidak begitu umum dijumpai.

Potensi:
Belum dimanfaatkan di Indonesia.

FOTO LAINNYA


Laurencia nidifica1.gif

Laurencia intricata Lamouroux

Laurencia intricata Lamouroux

Laurencia intricata Lamouroux.gif

Spesifikasi:
Bentuk thallus hampir sama dengan L. nidifica hanya lebih kecil dan lebih memanjang dengan warna merah kehijau-hijauan.

Sebaran:
Sama halnya dengan L. nidifica tumbuh menempel pada batu atau substrat lain di laut, bersifat epifit. Sebarannya tidak begitu meluas dan tidak begitu umum dijumpai.

Potensi:
Belum dirnanfaatkan.

FOTO LAINNYA


Laurencia intricata Lamouroux1.gif

Laurencia elata


Nama Latin: Laurencia elata;

Laurencia elata.jpg

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:
Belum dirnanfaatkan.

Kappaphycus striatum


Nama Latin: Kappaphycus striatum (Schmitz) Doty;

Kappaphycus striatum.jpg

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:

Kappaphycus cottonii


Nama Latin: Kappaphycus cottonii (.....) Doty;

Kappaphycus cottonii.jpg

Spesifikasi:
Ciri-ciri umum. Alge tumbuh tegak, rimbun, melekat pada substrat dengan cakram perekat, warna kemerahan, kecoklatan, kadang kehijauan, tinggi mencapai 20-25 cm. Thalli silindris, sumbu utama bisa mencapai diameter 10-15 mm, thalli kaku dan kuat. Percab

Sebaran:
Habitat. Banyak ditemukan di zona pasang surut yang selalu teren-dam hingga di zona subtidal. Sering ditemukan sebagai koloni bahkan kadang mirip suatu padang alge. Lebih menyukai perairan yang terlindung daripada perairan yang terbuka dan berombak bes

Potensi:
Manfaat. Alge ini dijadikan sumber fikokoloid kappa karaginan. Potensi. Hasil alamiahnya dipanen dan dikeringkan untuk dijual sebagaimana K. alvarezii. Meskipun demikian pengembangan budidayanya belum sebanyak sebagaimana pada K. alvarezii.

FOTO LAINNYA


Kappaphycus cottonii-1.jpg

Kappaphycus alvarezii (Doty)


Nama Latin: Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty;

Kappaphycus alvarezii.jpg

Spesifikasi:
Ciri-ciri umum. Alge tumbuh tegak, sangat rimbun membentuk rumpun yang padat, melekat diatas batu karang dengan cakram perekat, tinggi sekitar 15 cm dan diameter rumpun antara 20-30 cm, warna thalli meraah tua kadang kecoklatan. Percabangan tidak ter

Sebaran:
Habitat. Banyak hidup di zona pasang surut yang berdasar karang hingga ke zona subtidal. Sering membentuk koloni yang luas. Hidup baik di perairan yang tenang maupun yang agak bergelombang (semi terlindung). Sebaran. Asli sebagai alge tropis, m

Potensi:
Manfaat. Hasil keringnya dijual sebagai bahan industri ekstraksi fikokoloid. Potensi. Hasil alamiahnya tidak begitu besar tetapi sering dipanen oleh nelayan di perairan KTI. Belum dibudidayakan.

FOTO LAINNYA


Kappaphycus alverezii-b.jpg

Jania adherens


Nama Latin: Jania adherens Lamouroux;

Jania adherens.jpg

Spesifikasi:
Alge tumbuh tegak, rimbun, menempel pada substrat dengan sejenis cakram perekat, memiliki variasi warna kehijauan, coklat, kemerahan dan kekuningan, tinggi bisa mencapai 30-40 cm. Keseluruhan thalli silindris, sumbu utama bisa mencapai diameter 10-15 mm.

Sebaran:
Habitat: Hidup dizona pasang surut hingga ke zona subtidal. Selalu menempel pada batu karang atau substrat padat lainnya. Biasanya menghuni perairan yang relatif tenang (seperti teluk atau selat yang terlindung). Sebaran: Asli alge tropis. Banyak di

Potensi:
Manfaat: Alge ini dipakai sebagai sumber fikokoloid karaginan yang selanjutnya dipakai oleh berbagai industri makanan, farmasi, kosmetik dan lainnya. Masyarakat memakainya untuk dibuat jeli tradisional dan makanan. Potensi: Memiliki nilai ekonomi tin

Hypnea cornuta


Nama Latin: Hypnea cornuta Lamouroux ex J. Argadh;

Hypnea cornuta.gif

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:

Hypnea cervicornis J. Agardh.

Hypnea cervicornis J. Agardh.

Hypnea cervicornis.gif

Spesifikasi:
Thallus silindris, panjang-merumbai, ukuran diameter sekitar 1-2 mm, berduri-duri halus. Percabangan tidak teratur, membentuk rumpun yang rimbun sehingga tampak menggumpal. Warna kuning-pucat (krem) atau kuning hijau.

Sebaran:
Tumbuh pada habitat pasir atau berbatu, dapat pula bersifat epifit dengan sebaran tumbuh yang luas.

Potensi:
Dimanfaatkan secara lokal sebagai bahan makanan (jajanan) berupa agar-agar, atau dijual mentah dalam bentuk kering.

Hypnea asperi Bory

Hypnea asperi Bory

Hypnea asperi bory.gif

Spesifikasi:
Thallus silindris, percabangan alternate, terdapat duri-duri cabang yang pendek rnenyerupai taji atau tanduk. Rumpun rimbun dan berekspansi ke berbagai arah. Ukuran thallus kecil, sekitar diameter 0,5 mm. Warna thallus hijau kekuning-kuningan atau kuning-

Sebaran:
Tumbuh umumnya melekat pada batu atau bersifat epifit pada berbagai substrat. Alga jenis ini memiliki sebaran tumbuh yang luas dan umum didapat di perairan Indonesia.

Potensi:
Seperti hainya Hypnea jenis lain seperti H. cervicornis, H. musciformis, H. chordarea (H. valentine), jenis ini pun umumnya masih dimanfaatkan secara lokal di beberapa daerah pantai di Indonesia. Dalam pemanfaatan tersebut diolah secara tradisional untuk

FOTO LAINNYA


Hypnea asperi bory1.gif

Halymenia harveyana J. Agardh

Halymenia harveyana J. Agardh

Halymenia harveyana.gif

Spesifikasi:
Thallus gepeng, pinggir bergerigi, holdfast bentuk cakram. Percabangan alternate atau pinnate, menyudut tegak dan bentuknya mengecil ke arah bagian atas dengan ujung percabangan memanjang agak silindris.

Sebaran:
Tumbuh di bagian sisi luar terumbu yang selalu tergenang air dan terkena ombak langsung, menempel pada substrat karang batu bidup atau karang mati. Misal terdapat di perairan Bali Selatan antara lain di Benoa dan Nusa Penida.

Potensi:
Belum dimanfaatkan secara ekonomis di Indonesia.

Halymenia durvillaei


Nama Latin: Halymenia durvillaei Bory de Saint-Vince;

Halymenia durvillaei.gif

Spesifikasi:
Thalli gepeng, licin, lunak fleksibel (gelatinous), warna merah tua atau merah muda. Percabangan berselang seling tak teratur pada kedua sisi thallus. Pada thallus bagian bawah biasanya rnelebar dan rnengecil ke bagian puncak. Pinggir thallus bergerigi. K

Sebaran:
Tumbuh melekat pada karang batu hidup atau mati di daerah sisi luar rataan terumbu yang umumnya selalu terendam air dan terkena ombak langsung. Antara lain terdapat di perairan Kepulauan Seribu (Laut Jawa) dan Selat Sunda.

Potensi:
Belum dimanfaatkan. Di negara lain seperti Fillpina berpotensi sebagai makanan dan sumber karaginan.

Gracilaria verrucosa


Nama Latin: Gracilaria verrucosa (Hudson) Papenfuss;

Gracilaria verrucosa.gif

Spesifikasi:
Thalli silindris, licin, berwarna kuning-coklat atau kuning hijau. Percabangan berselang seling tidak beraturan, kadang-kadang berulang-ulang memusat ke bagian pangkal. Cabang-cabang lateral memanjang menyerupai rambut, ukuran panjang sekitar 250 mm dan d

Sebaran:
Di alam terdapat menempel pada substrat batu atau benda. lainnya. Alga jenis ini sekarang merupakan tanaman budidaya di tambak yang banyak dijumpai di daerah Takalar, Sulawesi Selatan.

Potensi:
Sebagai bahan baku pabrik agar-agar di dalam negeri dan juga merupakan komoditas ekspor. Sudah dibudidayakan di tambak. Mengandung bahan untuk agar. Untuk Ekspor ke Jepang. Budidaya rumput laut untuk pembuatan agar. Potensi ekonomi 1 ha = 5 ton

Gracilaria salicornia (C. Agardh) Dawson


Nama Latin: Gracilaria salicornia (C. Agardh) Dawson ......;
Nama Daerah: Retek (Lombok);

Gracilaria salicornia.gif

Spesifikasi:
Sinonim : = Corallopsis salicornia (C. Agardh) Dawson Thallus bulat, licin, berbuku-buku atau bersegmen-segrnen. Membentuk rumpun yang lebat berekspansi melebar (radial) dapat mencapai 25 cm. Ukuran thallus sekitar 1 - 1,5 mm, tinggi sekitar 15 cm. Pe

Sebaran:
Tumbuh pada batu kerikil di daerah rataan terumbu berpasir (tumbuh menempel pada batu dan pasir) di daerah pasang surut. Sering terdampar ke pantai karena tidak kuat menempel pada substrat atau menempel pada substrat yang labil, mudah terhempas ombak. Seb

Potensi:
Nilai dan potensi ekonomi : Belum banyak dimanfaatkan tetapi di negara lain dimakan sebagai lalap/sayuran. Kandungan koloid berupa agar, di samping komponen kimia lainnya.

Gracilaria salicornia

Nama Daerah: Retek (Lombok);

Gracilaria salicornia.gif

Spesifikasi:
Synonims : Corallopsis salicornia (C. Agardh) Dawson Thallus bulat, licin, berbuku-buku atau bersegmen-segmen. Membentuk rumpun yang lebat berekspansi melebar (radial) dapat mencapai 25 cm. Ukuran Thallus 1 - 1,5 cm, tinggi sekitar 15 cm. Percabangan t

Sebaran:
Tumbuh pada batu kerikil di daerah rataan terumbu berpasir (tumbuh menempel pada batu dan pasir) di daerah pasang surut. Sering terdampar di pantai karena tidak kuat menempel pada substrat atau menempel pada substrat yang labil, mudah terhempas ombak. Seb

Potensi:
Belum banyak dimanfaatkan tetapi di negara lain dimakan sebagai lalap/sayuran. Kandungan koloid berupa agar, di samping komponen kimia lainnya. Mengandung bahan untuk agar. Untuk Ekspor ke Jepang. Budidaya rumput laut untuk pembuatan agar. Potensi

Gracilaria gigas Harvey


Nama Latin: Gracilaria;

Gracilaria gigas.gif

Spesifikasi:
Thalli agak besar dibandingkan dengan G. verrucosa, silindris, agak kasar dan kaku, warna hijau-kuning atau hijau. Ukuran thalli mencapai 30 cm dengan diameter sekitar 0,5 - 2 mm. Percabangan cenderung memusat ke pangkal, memanjang, berselang-seling, beru

Sebaran:
Belum bayak diketahui di Indonesia.

Potensi:
Sama halnya dengan G. verrucosa. Sudah dibudidayakan di tambak Mengandung bahan untuk agar. Untuk Ekspor ke Jepang. Budidaya rumput laut untuk pembuatan agar. Potensi ekonomi 1 ha = 5 ton

FOTO LAINNYA


Gracilaria gigas1.gif

Gracilaria foliifera (Forsskal) Boergese


Nama Latin: Gracilaria;
Nama Daerah: Rambukasang (Gracilaria), Garut- Jawa Barat;

Gracilaria foliifera.gif

Spesifikasi:
Thalli silindris pada bagian pangkal dan gepeng pada bagian atas, warna coklat hijau, cartilagenous. Percabangan mendua arah (dikhotornous) dan membentuk rumpun yang rimbun. Panjang thalli dapat mencapai rata-rata 9 cm.

Sebaran:
Tumbuh menempel pada batu di daerah rataan terumbu. Sebarannya antara lain terdapat di daerah pantai selatan Jawa, Selat Sunda.

Potensi:
Sebagai sumber agar.

FOTO LAINNYA


Gracilaria foliifera1.gif

Gracilaria foliifera (Forsskal) Boergese


Nama Latin: Gracilaria;
Nama Daerah: Rambukasang (Gracilaria), Garut- Jawa Barat;

Gracilaria foliifera.gif

Spesifikasi:
Thalli silindris pada bagian pangkal dan gepeng pada bagian atas, warna coklat hijau, cartilagenous. Percabangan mendua arah (dikhotornous) dan membentuk rumpun yang rimbun. Panjang thalli dapat mencapai rata-rata 9 cm.

Sebaran:
Tumbuh menempel pada batu di daerah rataan terumbu. Sebarannya antara lain terdapat di daerah pantai selatan Jawa, Selat Sunda.

Potensi:
Sebagai sumber agar.

FOTO LAINNYA


Gracilaria foliifera1.gif

Gracilaria eucheumioides Harvey


Nama Latin: Gracilaria eucheumioides Harvey;
Nama Daerah: Rambukasang (Gracilaria), Garut- Jawa Barat; Agar-agar jahe (P.P. Seribu).;

Gracilaria eucheumoides.gif

Spesifikasi:
Thallus gepeng, halus, pinggir bergerigi, membentuk rumpun radial seperti umbi tanaman jahe, oleh karena itu di P.P. Seribu dinamai agar-agar jahe. Percabangan dichotomous. Ukuran thalli panjang 10 cm, lebar 1 cm. Warna hijau-coklat.

Sebaran:
Tumbuh melekat pada substrat batu, urnurnnya di daerah rataan terurnbu karang. Tidak meiliki sebaran turnbuh yang begitu meluas di perairan Indonesia. Kelimpahannya tidak begitu tinggi, dan tidak termasuk jenis yang umurn didapat.

Potensi:
Sebagai sumber agar terutama bagi penduduk lokal. Diolah menjadi agar-agar untuk makanan lokal. Mengandung bahan untuk agar. Untuk Ekspor ke Jepang. Budidaya rumput laut untuk pembuatan agar. Potensi ekonomi 1 ha = 5 ton

FOTO LAINNYA


Gracilaria eucheumoides-a.jpg

Gracilaria coronopifolia J. Agardh.


Nama Latin: Gracilaria;
Nama Daerah: Rambukasang (Gracilaria), Garut- Jawa Barat;

Gracilaria coronopifolia.gif

Spesifikasi:
Thalli silindris, licin, warna coklat-hijau atau coklat kuning (pirang), menempel pada substrat dengan cakram kecil. Percabangan mendua bagian (dichotomous) berulang -ulang. Umumnya rimbun pada porsi bagian atas rumpun. Warna hijau-pirang. Panjang thalli

Sebaran:
Tumbuh pada batu di daerah terumbu karang.

Potensi:
Sebagai sumber agar, protein, vitamin, mineral. Merupakan bahan baku untuk industri agar-agar dalam negeri.

FOTO LAINNYA


Gracilaria coronopifolia1.gif

Gracilaria arcuata Zanardini


Nama Latin: Gracilaria arcuata Zanardini;
Nama Daerah: Ramen (Lombok); Rambukasang (Gracilaria), Garut- Jawa Barat;

Gracilaria arcuata1.jpg

Spesifikasi:
Thalli bulat silindris, licin, warna pirang-hijau, atau hijau jingga. Substansi cartilaginous, menempel pada substrat dengan holdfast berbentuk cakram. Rumpun merimbun di bagian atas dengan percabangan mengecil pada bagian pangkal, ujung runcing.

Sebaran:
Umumnya tumbuh melekat pada batu dan tersebar di daerah rataan terumbu karang.

Potensi:
Sebagai sumber agar, protein, vitamin, mineral. Merupakan bahan baku untuk industri agar-agar dalam negeri. Mengandung bahan untuk agar. Untuk Ekspor ke Jepang. Budidaya rumput laut untuk pembuatan agar. Potensi ekonomi 1 ha = 5 ton

Gigartina affinis Harvey

Gigartina affinis Harvey

Gigartina affinis.gif

Spesifikasi:
Sinonim: = Carpopeltis affinis (Harvey) Okamura Thallus umumnya gepeng dan agak silindris ke arah bagian pangkal, ujung rneruncing. Percabangan di atau tri chotomous bersebelah-menyebelah saling berlawanan dengan mernbentuk rumpun yang lebih merimbun

Sebaran:
Tumbuh menempel pada batu di daerah rataan terumbu, terutama di tempat-tempat yang masih tergenang air pada saat surut rendah. Sebaran tumbuhnya tidak meluas, antara lain terdapat di pantai selatan Jawa.

Potensi:
Belum banyak dimanfaatkan.

FOTO LAINNYA


Gigartina affinis1.gif

Gelidium Sp


Nama Latin: a red algal;
Nama Daerah: Kades - Bulu Ayam ( Garut - Jawa Barat );

Gelidium sp.gif

Spesifikasi:
Sebaran:

Potensi:
Belum banyak dimanfaatkan.